The Architecture of Love

the-frontdoor.com – The Architecture of Love menjadi film terbaru yang diadaptasi dari novel Ika Natassa. Film itu menampilkan Putri Marino dan Nicholas Saputra sebagai pemeran utama.
Cerita The Architecture of Love mengisahkan seorang penulis yang bertemu dan jatuh hati dengan arsitek ketika sama-sama tinggal di New York. Cerita diawali dengan Raia (putri Marino ) salah satu peran utama dalam film , Raia merupakan seorang penulis popler yang telah menciptakan berbagai macam novel, Suatu hari Raia mengalami sakit hati hebat karena bercerai dengan suaminya, alam (arifin puta). Perceraian itu di picu oleh sang suami yang telah menglakukan perselingkuhan , Selama ini sang suami kerap dijadikan inspirasi dibalik cerita yang dikarang Raia dalam karyanya tersebut.

Buku  The Architecture of Love akan mengisahkan kisah kehidupan sederhana seorang penulis yang bernama Raia Risjad, merupakan penulis muda dimana Raia kehilangan “muse” yang merupakan sumber inspirasinya setelah memutuskan untuk bercerai dengan suaminya yang bernama Alam. Raia memilih kota New York sebagai kota pelariannya karena dirinya mengalami “writing block” yang membuat yakin untuk pindah ke kota New York untuk melupakan kenangan masa lalunya dengan mantan suaminya Alam.

Setelah sampai di kota New York, Raia menyusuri setiap sudut dari kota New York setiap harinya selama dua bulan ia menetap di kota New York, namun hal itu tidak membuat Raia menemukan inspirasi untuk menulis bahkan tidak satu katapun. Hingga akhirnya salah satu sahabat Raia, yang juga menetap di kota New York, mengajaknya untuk merayakan tahun baru di apartemen temannya yang bernama Aga. Faktanya Raia tidak begitu menyukai keramaian apalagi pada pesta tahun baru yang memiliki banyak tradisi didalamnya, seperti mencium orang saat momen pergantian tahun. Namun, karena Raia dipaksa oleh Erin, akhirnya Raia setuju dengan permintaan Erin untuk merayakan pesta tahun baru di apartemen milik temannya.

Ketika pergantian tahun hampir berganti, Raia memutuskan untuk menghindari tradisi pergantian tahun baru dengan pergi ke toilet saja, setelah selesai dari toilet, sepatu hak tinggi yang digunakan oleh Raia membuat pergelangan kakinya terkilir dan Raia memutuskan untuk pergi ke ruangan sebelah untuk sekedar mencari sofa dan memijat pergelangan kakinya yang terkilir karena hak yang digunakannya.

Dengan kakinya yang terkilir, Raia membuat dirinya bertemu dengan sosok laki-laki misterius yang sedang menggambar di ruangan gelap tersebut dan laki-laki itu bernama River Jusuf, merupakan sosok laki-laki yang memiliki kepribadian yang pendiam, selalu fokus dengan buku gambarnya. River memiliki kesamaan dengan Raia, sama-sama tidak menyukai keramaian. Setelah pertemuan di apartemen milik Aga menciptakan pertemuan-pertemuan selanjutnya di antara Raia dan River sehingga kedua tokoh tersebut memiliki pertanyaan yang sama untuk diri mereka masing-masing untuk membuka kisah cinta yang baru atau tetap bertahan di kehidupan masa lalu.

Raia tidak hanya mengalami patah hati usai perceraian tersebut Ia juga sulit kembali menulis hingga mengalami kebuntuan alias writer’s block di tengah pengerjaan buku terbarunya.
Parahnya lagi, Raia bahkan merasakan trauma berat hingga takut jatuh cinta lagi akibat pengalaman buruk hubungannya pada masa lalu.Ia juga sulit kembali menulis hingga mengalami kebuntuan alias writer’s block di tengah pengerjaan buku terbarunya.Parahnya lagi, Raia bahkan merasakan trauma berat hingga takut jatuh cinta lagi akibat pengalaman buruk hubungannya pada masa lalu.

Rasa putus asa mendorong Raia bertolak ke New York. Ia berniat mencari inspirasi baru demi melanjutkan proyek buku yang terhambat patah hati itu. Momen mencari inspirasi itu ternyata menjadi awal Raia bertemu seorang laki-laki bernama River (Nicholas Saputra). Ia merupakan seorang arsitek yang bekerja dan bermukim di New York.Sejak pertemuan pertama dengan Raia, River banyak bercerita tentang kisah tiap gedung yang ada di New York. Namun, ia tak pernah berbagi cerita tentang kehidupan pribadinya.River lantas menjadi sosok laki-laki yang menarik sekaligus misterius di mata Raia. Padahal, sesungguhnya ia memiliki segudang rahasia dan masa lalu yang kelam.Hubungan Raia dan River itu kemudian berubah menjadi perjalanan keduanya berusaha saling menyembuhkan, tetapi juga dapat melukai satu sama lain .

 

Alur cerita  The Architrcture Of Love di ambil dari novel asli tersebut dengan pembuat cerita Ika Natassa memiliki ciri khas dalam menulis buku-bukunya sehingga membuat kita, pembacanya, menjadi menikmati membaca kisah buku ini berjalan secara mengalir Memiliki alur cerita yang sederhana dan ringan akan membuat Grameds, yang menggemari bacaan ringan, menyukai buku  The Architecture of Love.

Kelebihan dan Kekurangan Buku “The Architecture of Love”

the architecture of love

Kelebihan

Ika Natassa memiliki ciri khas dalam menulis buku-bukunya sehingga membuat kita, pembacanya, menjadi menikmati membaca kisah buku ini berjalan secara mengalir Memiliki alur cerita yang sederhana dan ringan akan membuat Grameds, yang menggemari bacaan ringan, menyukai buku  The Architecture of Love.

Cara Ika Natassa menggambarkan kota New York dalam buku ini pun terasa nyata bahkan dengan detail-detail kecil sekalipun. Para tokoh yang ada dalam buku ini diciptakan dengan realistis, baik dan tepat, diluar tokoh utama pun dibuat oleh penulis dengan baik dan memiliki peran masing-masing yang tidak membuat kita pembacanya bertanya-tanya akan kehadiran mereka dalam buku.

Kekurangan,

Dengan berbagai kelebihan yang terdapat pada novel ini, novel ini tetap memiliki kekurangan. Pada novel ini masih terdapat beberapa bagian cerita yang masih belum dijelaskan dengan detail oleh penulis, sehingga membuat kita pembacanya menjadi bingung. Sudut pandang pada novel ini pun cukup membuat bingung pembaca karena memiliki sudut pandang yang berganti dari sudut pandang orang ketiga menjadi sudut pandang orang pertama, sehingga membuat buku ini tidak konsisten dan terlalu tiba-tiba.

 


Posted

in

by